agenda pendidikan

Qur’an Day Smamio Gresik: Menumbuhkan Cinta Al-Qur’an di Kalangan Remaja

Humas SMAMIO


Gresik — Dalam upaya memperkuat karakter spiritual siswa di tengah tantangan era modern, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik kembali menggelar kegiatan Qur’an Day pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan sekolah dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun budaya religius di lingkungan siswa.



Kegiatan Qur’an Day kali ini dilaksanakan secara berbeda dari biasanya. Tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, kegiatan juga diadakan secara bergilir di rumah para siswa. Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih hangat, akrab, serta memperkuat nilai kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di antara para peserta.



Koordinator Tahsin, Tahfidz, dan Tarjim sekaligus Mudir, Aditama, S.Pd.I., M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan Qur’an Day memiliki makna yang sangat penting di tengah kondisi saat ini, khususnya bagi generasi muda.



“Diadakan Qur’an Day sebagai momentum mengingatkan kembali pentingnya membaca Al-Qur’an sebagai landasan kurikulum peradaban, menjadikan pembiasaan untuk saling mengingatkan, saling menyemangati di era banyak yang enggan membaca Al-Qur’an, khususnya remaja,” tuturnya.



Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat membawa dampak signifikan terhadap pola hidup generasi muda. Banyak remaja yang lebih tertarik pada aktivitas digital dibandingkan dengan membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, Qur’an Day hadir sebagai solusi untuk membangun kembali kedekatan siswa dengan kitab suci umat Islam tersebut.



Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas seperti membaca Al-Qur’an secara bersama-sama, memperbaiki bacaan (tahsin), menghafal ayat (tahfidz), hingga memahami makna ayat (tarjim). Suasana yang tercipta pun penuh dengan semangat kebersamaan, di mana para siswa saling mendukung dan memotivasi satu sama lain.



Aditama juga menambahkan bahwa pelaksanaan Qur’an Day di rumah siswa memiliki banyak tujuan positif yang ingin dicapai. Selain mempererat hubungan antar siswa, kegiatan ini juga menjadi sarana dakwah yang efektif dalam membumikan Al-Qur’an.



“Diadakan Qur’an Day di rumah siswa banyak tujuan di antaranya saling menyemangati, menciptakan budaya cinta membaca Al-Qur’an, menciptakan lingkungan yang senada, silaturrahim ke rumah teman, berdakwah membumikan Al-Qur’an, agar semua civitas mencintai Al-Qur’an,” pungkasnya.



Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari para siswa. Mereka merasa lebih nyaman dan termotivasi mengikuti Qur’an Day karena suasananya yang santai namun tetap penuh makna. Interaksi yang terjalin di luar lingkungan formal sekolah juga membuat mereka lebih dekat satu sama lain.



Salah satu siswa peserta Qur’an Day mengaku bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang berbeda. Selain belajar membaca Al-Qur’an, mereka juga dapat memahami makna ayat secara lebih mendalam dan merasakan kebersamaan yang kuat dengan teman-temannya.



Tidak hanya siswa, para orang tua juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Dengan dilaksanakannya Qur’an Day di rumah, mereka dapat secara langsung menyaksikan aktivitas positif anak-anak mereka. Bahkan, tidak sedikit orang tua yang turut merasakan dampak spiritual dari kegiatan tersebut.



Lingkungan rumah yang biasanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari kini berubah menjadi tempat yang dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an. Hal ini menciptakan suasana yang lebih religius dan membawa keberkahan tersendiri bagi keluarga yang menjadi tuan rumah.



Program Qur’an Day ini juga menjadi bagian dari komitmen Smamio Gresik dalam membentuk generasi Qur’ani. Sekolah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas siswa.



Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan kurikulum peradaban, diharapkan para siswa mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menjadi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.



Ke depan, kegiatan Qur’an Day diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak siswa. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadakan program serupa.



Melalui Qur’an Day, SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik menunjukkan bahwa pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an tetap relevan dan penting di era modern. Dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, kecintaan terhadap Al-Qur’an dapat ditanamkan sejak dini dan menjadi bagian dari kehidupan generasi muda.





More

blog

agenda pendidikan

Bangun Sinergi Kuat, Smamio Gelar Sosialisasi Wali Siswa Baru di Cordoba Convention Hall

GRESIK – SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) sukses menyelenggarakan agenda Sosialisasi Wali Siswa pada Sabtu (4/7/2026). Bertempat di Cordoba Convention Hall lantai 4 Smamio, acara ini dihadiri oleh ratusan orang tua/wali siswa yang antusias untuk menyelaraskan visi dengan sekolah demi mengawal masa depan putra-putri mereka di Tahun Ajaran 2026/2027. Acara diawali dengan sambutan hangat dari Wakil Kepala Sekolah, Sa'roni, M.Pd., yang hadir memberikan arahan mewakili Kepala Smamio. Dalam sambutannya, Sa'roni menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para orang tua yang telah memantapkan pilihan pada Smamio. "Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang telah diberikan kepada SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik sebagai tempat putra-putri Bapak dan Ibu menempuh pendidikan. InsyaAllah, pilihan ini adalah langkah yang tepat," ujarnya optimistis. Ia menegaskan bahwa Smamio berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan program-program unggulan—mulai dari akademik, pengembangan karakter, hingga minat dan bakat—guna mencetak generasi unggul yang siap menjawab tantangan masa depan. Pihaknya berharap, lewat forum ini, kolaborasi dan sinergi yang solid antara sekolah, orang tua, dan siswa dapat terbangun dengan baik sejak awal. Kupas Tuntas Lima Pilar Sinergi dan Program Unggulan Memasuki sesi inti, materi sosialisasi dikupas tuntas oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dr. Anis Shofatun, S.Si., M.Pd. Beliau menekankan bahwa keberhasilan siswa tidak bisa bertumpu pada sekolah saja, melainkan membutuhkan lima pilar dukungan holistik, yakni: motivasi belajar, pengembangan potensi, pembentukan karakter, serta komunikasi yang efektif antara pihak rumah dan sekolah. Pada kesempatan tersebut, Dr. Anis juga memaparkan berbagai torehan prestisius yang membuat Smamio diperhitungkan di kancah nasional. Selain telah mengantongi akreditasi A untuk sekolah dan perpustakaannya, Smamio kokoh berada di jajaran Top 3 UTBK se-Kabupaten Gresik serta menyandang predikat sebagai Outstanding School. "Sebagai Sekolah Model Rujukan Nasional, Smamio mengemban amanah sebagai sekolah akselerasi Muhammadiyah Unggul Nasional. Kami menerapkan gerakan Progress Resik, implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, hingga integrasi kecerdasan artifisial (AI) dalam ruang kelas," jelas Dr. Anis di hadapan para wali siswa. Guna mewujudkan profil lulusan yang berdaya saing global dan berkarakter islami, dipaparkan pula serangkaian program unggulan yang akan diikuti siswa ke depan. Program-program tersebut meliputi Creative Research (CR 10), International Class, Tahfidz Camp, Spiritual Journey, hingga Campus Visit ke berbagai pergurus tinggi ternama. Acara yang berlangsung interaktif ini juga ada penjelasan dari Dekan Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas ITS dan GAC, selanjutnya ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui sosialisasi ini, para orang tua pulang dengan pemahaman yang utuh dan rasa optimisme yang tinggi untuk bersama-sama mengantarkan anak-anak mereka menuju gerbang kesuksesan bersama Smamio.

Humas SMAMIO

7/5/26

kegiatan lain

Haru Perpisahan ustadzah Dra. Luluk Dyah Hermiati Warnai Momen Purna Tugas di SMAMIO GKB Gresik

Gresik – Suasana haru menyelimuti Masjid Al Mizan SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) GKB Gresik pada Jumat (26/6/2026). Keluarga besar SMAMIO menggelar acara perpisahan sekaligus purna tugas bagi guru Al Islam, Dra. Luluk Dyah Hermiati, yang telah mengabdikan diri mendidik dan membimbing para siswa dengan penuh keikhlasan. Acara diawali dengan penyampaian kata-kata perpisahan dari Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, keteladanan, dan pengabdian Dra. Luluk Dyah Hermiati selama menjadi bagian dari keluarga besar SMAMIO. "Terima kasih atas segala ilmu, ketulusan, dan pengabdian yang telah Ibu berikan. Jejak kebaikan Ibu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah SMAMIO," tutur Ulyatun Nikmah. Momen paling mengharukan terjadi saat ustadzah luluk sapaan akrabnya menyampaikan sambutan perpisahannya. Dengan suara yang bergetar dan mata yang mulai berkaca-kaca, beliau mengungkapkan rasa syukur karena pernah menjadi bagian dari keluarga besar SMAMIO. "Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMAMIO. Saya bangga pernah mengabdi di sekolah ini. Banyak kenangan indah yang tidak akan pernah saya lupakan," ungkapnya. Sambil menahan air mata, ia juga menitipkan pesan kepada seluruh guru dan karyawan agar terus menjaga semangat kebersamaan dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan sekolah. "Tetaplah di SMAMIO, teruslah berkontribusi dengan sebaik-baiknya. Jadikan sekolah ini semakin maju dan semakin dicintai masyarakat. Saya yakin, dengan kebersamaan dan keikhlasan, SMAMIO akan terus menjadi sekolah yang unggul dan penuh prestasi," pesannya dengan penuh haru. Ucapan tersebut membuat suasana di Masjid Al Mizan semakin emosional. Sejumlah guru dan karyawan tampak ikut menitikkan air mata, merasakan beratnya melepas sosok pendidik yang selama ini dikenal sederhana, penuh kasih, dan menjadi teladan dalam mengajarkan nilai-nilai Al Islam. Perpisahan itu bukan sekadar penanda berakhirnya masa tugas seorang guru, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan selalu meninggalkan jejak di hati banyak orang. Meski Dra. Luluk telah memasuki masa purna tugas, doa, ilmu, serta keteladanan yang telah beliau wariskan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi keluarga besar SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. Selamat memasuki masa purna tugas,Ustadzah Dra. Luluk Dyah Hermiati. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan dalam setiap langkah kehidupan selanjutnya.

Humas SMAMIO

7/5/26

agenda pendidikan

Mutiara Hati Smamio: Meneladani Hijrah Nabi, Membangun Budaya Kerja Amanah, Loyal, dan Berkemajuan

Gresik – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus membangun budaya kerja yang unggul, SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik menggelar kegiatan Mutiara Hati dengan tema "Meneladani Hijrah Nabi: Membangun Budaya Kerja Amanah, Loyal, dan Berkemajuan". Jum’at (26/6/2026) Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Mizan Smamio ini menghadirkan M. Thoha Mahsun, S.Ag., M.Pd.I., M.HES., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik, sebagai pemateri utama. Sebelum kajian dimulai, Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ukyatun Nikmah, M.Pd. menyampaikan sambutan yang penuh motivasi kepada seluruh guru dan karyawan. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh civitas sekolah untuk senantiasa bekerja dengan hati yang ikhlas, menjaga semangat dalam mengemban amanah pendidikan, serta terus meningkatkan kualitas diri demi kemajuan sekolah. Beliau juga mengingatkan bahwa setiap nikmat yang telah Allah SWT berikan patut disyukuri. Rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui dedikasi, tanggung jawab, dan pelayanan terbaik kepada peserta didik serta masyarakat. Menurut beliau, lingkungan kerja yang harmonis akan tercipta apabila setiap individu memiliki semangat saling mendukung, saling menguatkan, dan terus berkontribusi secara positif. "Mari kita jadikan setiap aktivitas sebagai ladang ibadah. Syukur atas nikmat Allah diwujudkan dengan bekerja sepenuh hati, menjaga amanah, serta terus memberikan manfaat bagi sesama," pesan beliau kepada seluruh peserta. Memasuki sesi inti, M. Thoha Mahsun mengawali kajian dengan mengajak peserta memaknai kembali peristiwa Hijrah Rasulullah SAW. Beliau menegaskan bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan tempat dari Makkah ke Madinah, tetapi merupakan sebuah transformasi besar yang melahirkan perubahan peradaban, revolusi mental, serta perubahan karakter menuju pribadi yang lebih baik. Dalam materinya disampaikan: "Saat kita memperingati peristiwa Hijrah Rasulullah SAW, kita tidak sedang sekadar mengenang jejak perjalanan fisik dari Makkah ke Madinah. Lebih dari itu, hijrah adalah simbol transformasi peradaban dan revolusi mental, termasuk dalam dunia etos kerja." Beliau kemudian mengaitkan makna hijrah dengan kehidupan profesional di lingkungan pendidikan. Semangat hijrah, menurutnya, harus menjadi inspirasi bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus memperbaiki kualitas kerja. "Dalam konteks dunia kerja masa kini, semangat hijrah mengajak kita untuk bermigrasi dari budaya kerja yang malas menuju produktif, dari yang khianat menuju amanah, dan dari yang sekadar bekerja menuju pribadi yang berkemajuan." Beliau menjelaskan bahwa terdapat tiga nilai utama yang harus menjadi budaya kerja setiap insan Muhammadiyah. Pertama, Amanah. Amanah berarti menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme. Seorang pendidik tidak hanya bertanggung jawab menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak dan integritas. Kedua, Loyal. Loyalitas diwujudkan melalui komitmen terhadap visi dan misi sekolah, saling mendukung antarsesama, serta menjaga nama baik lembaga dengan memberikan pelayanan terbaik. Ketiga, Berkemajuan. Semangat berkemajuan mengajak seluruh guru dan karyawan untuk terus belajar, berinovasi, terbuka terhadap perubahan, serta meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Kajian berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Seluruh peserta mengikuti pemaparan materi dengan antusias dan menyimak setiap pesan yang disampaikan sebagai bekal dalam menjalankan tugas sehari-hari. Melalui kegiatan Mutiara Hati ini, diharapkan seluruh guru dan karyawan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik semakin termotivasi untuk menjadikan semangat hijrah sebagai budaya kerja yang nyata. Dengan memegang teguh nilai amanah, loyal, dan berkemajuan, seluruh civitas sekolah diharapkan mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang unggul, berkarakter Islami, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan persyarikatan, bangsa, dan umat.

Humas SMAMIO

7/5/26

Pegang kendali penuh untuk

Masa Depan Anak Anda!

Berikan pendidikan terbaik yang membangun karakter, prestasi, dan kepercayaan diri untuk menghadapi masa depan.

Pegang kendali penuh untuk

Masa Depan Anak Anda!

Berikan pendidikan terbaik yang membangun karakter, prestasi, dan kepercayaan diri untuk menghadapi masa depan.

Pegang kendali penuh untuk

Masa Depan Anak Anda!

Berikan pendidikan terbaik yang membangun karakter, prestasi, dan kepercayaan diri untuk menghadapi masa depan.

Live Visitors
Live Visitors
Live Visitors

Membangun sekolah Islam yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global. Dengan menghasilkan peneliti muda yang berilmu, mandiri, dan bertanggung jawab.

Copyright © 2026 SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Membangun sekolah Islam yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global. Dengan menghasilkan peneliti muda yang berilmu, mandiri, dan bertanggung jawab.

Copyright © 2026 SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Membangun sekolah Islam yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global. Dengan menghasilkan peneliti muda yang berilmu, mandiri, dan bertanggung jawab.

Copyright © 2026
SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Create a free website with Framer, the website builder loved by startups, designers and agencies.