agenda pendidikan

Muqoyyam Smamio Gresik Tanamkan Kesadaran Spiritual Siswa Melalui Refleksi Kematian di Usia Muda

Humas SMAMIO


Gresik - Kegiatan Muqoyyam yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik berlangsung khidmat dan penuh semangat di Masjid Al Mizan SMAMIO pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI bersama para guru pendamping sebagai bagian dari pembinaan keimanan, kebersamaan, serta penguatan karakter religius di bulan Ramadan.



Acara diawali dengan kegiatan ice breaking bertajuk “Teka-Teki Menuju Surga”. Kegiatan dipandu oleh ustadzah Fitriyah Dwi Febriana, S.Pd dan ustadzah Fitri Dewi Sundari,S.Pd, dalam kegiatan ini siswa terlebih dahulu dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan kelas masing-masing. Setiap kelompok kemudian mengikuti permainan estafet kata yang mengharuskan siswa menyambung kata secara bergiliran dengan tema nilai-nilai keislaman. Kelompok yang mampu menyusun estafet kata dengan benar berhak lebih dahulu mengerjakan teka-teki yang telah disiapkan oleh panitia. Permainan ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga melatih kekompakan, ketelitian, dan kerja sama antar siswa.



Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadzah Amirah Nur Shafiyah, S.Pd dengan tema “Mengingat Kematian di Usia Muda.” Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti datang kepada setiap manusia tanpa memandang usia, jabatan, maupun kondisi. Banyak orang yang mengira bahwa kematian hanya datang pada usia tua, padahal tidak sedikit pula yang dipanggil oleh Allah pada usia muda.



Ustadzah Amirah menjelaskan bahwa mengingat kematian bukan untuk menakut-nakuti, melainkan agar manusia lebih sadar dalam menjalani kehidupan. Dengan mengingat kematian, seseorang akan terdorong untuk memperbaiki ibadah, menjaga akhlak, serta menjauhi perbuatan yang tidak bermanfaat. Beliau juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan masa muda sebagai waktu terbaik untuk menuntut ilmu, memperbanyak amal saleh, serta membangun kebiasaan baik seperti salat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, dan berbakti kepada orang tua.Selain itu, beliau menekankan bahwa masa muda adalah kesempatan emas yang tidak akan terulang. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan dapat menggunakan waktu mereka dengan kegiatan yang bermanfaat dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.



Para siswa terlihat khusyuk menyimak tausiah tersebut. Kegiatan Muqoyyam kemudian ditutup dengan doa bersama menjelang berbuka puasa, menciptakan suasana penuh kebersamaan, refleksi, dan semangat spiritual di lingkungan sekolah.



Kegiatan Muqoyyam kemudian ditutup dengan doa bersama menjelang berbuka puasa, menciptakan suasana penuh kebersamaan, refleksi, dan semangat spiritual.





More

blog

agenda pendidikan

Bangun Sinergi Kuat, Smamio Gelar Sosialisasi Wali Siswa Baru di Cordoba Convention Hall

GRESIK – SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik (Smamio) sukses menyelenggarakan agenda Sosialisasi Wali Siswa pada Sabtu (4/7/2026). Bertempat di Cordoba Convention Hall lantai 4 Smamio, acara ini dihadiri oleh ratusan orang tua/wali siswa yang antusias untuk menyelaraskan visi dengan sekolah demi mengawal masa depan putra-putri mereka di Tahun Ajaran 2026/2027. Acara diawali dengan sambutan hangat dari Wakil Kepala Sekolah, Sa'roni, M.Pd., yang hadir memberikan arahan mewakili Kepala Smamio. Dalam sambutannya, Sa'roni menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para orang tua yang telah memantapkan pilihan pada Smamio. "Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang telah diberikan kepada SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik sebagai tempat putra-putri Bapak dan Ibu menempuh pendidikan. InsyaAllah, pilihan ini adalah langkah yang tepat," ujarnya optimistis. Ia menegaskan bahwa Smamio berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan program-program unggulan—mulai dari akademik, pengembangan karakter, hingga minat dan bakat—guna mencetak generasi unggul yang siap menjawab tantangan masa depan. Pihaknya berharap, lewat forum ini, kolaborasi dan sinergi yang solid antara sekolah, orang tua, dan siswa dapat terbangun dengan baik sejak awal. Kupas Tuntas Lima Pilar Sinergi dan Program Unggulan Memasuki sesi inti, materi sosialisasi dikupas tuntas oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Dr. Anis Shofatun, S.Si., M.Pd. Beliau menekankan bahwa keberhasilan siswa tidak bisa bertumpu pada sekolah saja, melainkan membutuhkan lima pilar dukungan holistik, yakni: motivasi belajar, pengembangan potensi, pembentukan karakter, serta komunikasi yang efektif antara pihak rumah dan sekolah. Pada kesempatan tersebut, Dr. Anis juga memaparkan berbagai torehan prestisius yang membuat Smamio diperhitungkan di kancah nasional. Selain telah mengantongi akreditasi A untuk sekolah dan perpustakaannya, Smamio kokoh berada di jajaran Top 3 UTBK se-Kabupaten Gresik serta menyandang predikat sebagai Outstanding School. "Sebagai Sekolah Model Rujukan Nasional, Smamio mengemban amanah sebagai sekolah akselerasi Muhammadiyah Unggul Nasional. Kami menerapkan gerakan Progress Resik, implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, hingga integrasi kecerdasan artifisial (AI) dalam ruang kelas," jelas Dr. Anis di hadapan para wali siswa. Guna mewujudkan profil lulusan yang berdaya saing global dan berkarakter islami, dipaparkan pula serangkaian program unggulan yang akan diikuti siswa ke depan. Program-program tersebut meliputi Creative Research (CR 10), International Class, Tahfidz Camp, Spiritual Journey, hingga Campus Visit ke berbagai pergurus tinggi ternama. Acara yang berlangsung interaktif ini juga ada penjelasan dari Dekan Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas ITS dan GAC, selanjutnya ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Melalui sosialisasi ini, para orang tua pulang dengan pemahaman yang utuh dan rasa optimisme yang tinggi untuk bersama-sama mengantarkan anak-anak mereka menuju gerbang kesuksesan bersama Smamio.

Humas SMAMIO

7/5/26

kegiatan lain

Haru Perpisahan ustadzah Dra. Luluk Dyah Hermiati Warnai Momen Purna Tugas di SMAMIO GKB Gresik

Gresik – Suasana haru menyelimuti Masjid Al Mizan SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) GKB Gresik pada Jumat (26/6/2026). Keluarga besar SMAMIO menggelar acara perpisahan sekaligus purna tugas bagi guru Al Islam, Dra. Luluk Dyah Hermiati, yang telah mengabdikan diri mendidik dan membimbing para siswa dengan penuh keikhlasan. Acara diawali dengan penyampaian kata-kata perpisahan dari Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, keteladanan, dan pengabdian Dra. Luluk Dyah Hermiati selama menjadi bagian dari keluarga besar SMAMIO. "Terima kasih atas segala ilmu, ketulusan, dan pengabdian yang telah Ibu berikan. Jejak kebaikan Ibu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah SMAMIO," tutur Ulyatun Nikmah. Momen paling mengharukan terjadi saat ustadzah luluk sapaan akrabnya menyampaikan sambutan perpisahannya. Dengan suara yang bergetar dan mata yang mulai berkaca-kaca, beliau mengungkapkan rasa syukur karena pernah menjadi bagian dari keluarga besar SMAMIO. "Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMAMIO. Saya bangga pernah mengabdi di sekolah ini. Banyak kenangan indah yang tidak akan pernah saya lupakan," ungkapnya. Sambil menahan air mata, ia juga menitipkan pesan kepada seluruh guru dan karyawan agar terus menjaga semangat kebersamaan dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan sekolah. "Tetaplah di SMAMIO, teruslah berkontribusi dengan sebaik-baiknya. Jadikan sekolah ini semakin maju dan semakin dicintai masyarakat. Saya yakin, dengan kebersamaan dan keikhlasan, SMAMIO akan terus menjadi sekolah yang unggul dan penuh prestasi," pesannya dengan penuh haru. Ucapan tersebut membuat suasana di Masjid Al Mizan semakin emosional. Sejumlah guru dan karyawan tampak ikut menitikkan air mata, merasakan beratnya melepas sosok pendidik yang selama ini dikenal sederhana, penuh kasih, dan menjadi teladan dalam mengajarkan nilai-nilai Al Islam. Perpisahan itu bukan sekadar penanda berakhirnya masa tugas seorang guru, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan selalu meninggalkan jejak di hati banyak orang. Meski Dra. Luluk telah memasuki masa purna tugas, doa, ilmu, serta keteladanan yang telah beliau wariskan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi keluarga besar SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. Selamat memasuki masa purna tugas,Ustadzah Dra. Luluk Dyah Hermiati. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang luar biasa. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan kebahagiaan dalam setiap langkah kehidupan selanjutnya.

Humas SMAMIO

7/5/26

agenda pendidikan

Mutiara Hati Smamio: Meneladani Hijrah Nabi, Membangun Budaya Kerja Amanah, Loyal, dan Berkemajuan

Gresik – Dalam upaya memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus membangun budaya kerja yang unggul, SMA Muhammadiyah 10 GKB (Smamio) Gresik menggelar kegiatan Mutiara Hati dengan tema "Meneladani Hijrah Nabi: Membangun Budaya Kerja Amanah, Loyal, dan Berkemajuan". Jum’at (26/6/2026) Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Mizan Smamio ini menghadirkan M. Thoha Mahsun, S.Ag., M.Pd.I., M.HES., Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik, sebagai pemateri utama. Sebelum kajian dimulai, Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ukyatun Nikmah, M.Pd. menyampaikan sambutan yang penuh motivasi kepada seluruh guru dan karyawan. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh civitas sekolah untuk senantiasa bekerja dengan hati yang ikhlas, menjaga semangat dalam mengemban amanah pendidikan, serta terus meningkatkan kualitas diri demi kemajuan sekolah. Beliau juga mengingatkan bahwa setiap nikmat yang telah Allah SWT berikan patut disyukuri. Rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga melalui dedikasi, tanggung jawab, dan pelayanan terbaik kepada peserta didik serta masyarakat. Menurut beliau, lingkungan kerja yang harmonis akan tercipta apabila setiap individu memiliki semangat saling mendukung, saling menguatkan, dan terus berkontribusi secara positif. "Mari kita jadikan setiap aktivitas sebagai ladang ibadah. Syukur atas nikmat Allah diwujudkan dengan bekerja sepenuh hati, menjaga amanah, serta terus memberikan manfaat bagi sesama," pesan beliau kepada seluruh peserta. Memasuki sesi inti, M. Thoha Mahsun mengawali kajian dengan mengajak peserta memaknai kembali peristiwa Hijrah Rasulullah SAW. Beliau menegaskan bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan tempat dari Makkah ke Madinah, tetapi merupakan sebuah transformasi besar yang melahirkan perubahan peradaban, revolusi mental, serta perubahan karakter menuju pribadi yang lebih baik. Dalam materinya disampaikan: "Saat kita memperingati peristiwa Hijrah Rasulullah SAW, kita tidak sedang sekadar mengenang jejak perjalanan fisik dari Makkah ke Madinah. Lebih dari itu, hijrah adalah simbol transformasi peradaban dan revolusi mental, termasuk dalam dunia etos kerja." Beliau kemudian mengaitkan makna hijrah dengan kehidupan profesional di lingkungan pendidikan. Semangat hijrah, menurutnya, harus menjadi inspirasi bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk terus memperbaiki kualitas kerja. "Dalam konteks dunia kerja masa kini, semangat hijrah mengajak kita untuk bermigrasi dari budaya kerja yang malas menuju produktif, dari yang khianat menuju amanah, dan dari yang sekadar bekerja menuju pribadi yang berkemajuan." Beliau menjelaskan bahwa terdapat tiga nilai utama yang harus menjadi budaya kerja setiap insan Muhammadiyah. Pertama, Amanah. Amanah berarti menjalankan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan profesionalisme. Seorang pendidik tidak hanya bertanggung jawab menyampaikan ilmu, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak dan integritas. Kedua, Loyal. Loyalitas diwujudkan melalui komitmen terhadap visi dan misi sekolah, saling mendukung antarsesama, serta menjaga nama baik lembaga dengan memberikan pelayanan terbaik. Ketiga, Berkemajuan. Semangat berkemajuan mengajak seluruh guru dan karyawan untuk terus belajar, berinovasi, terbuka terhadap perubahan, serta meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Kajian berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Seluruh peserta mengikuti pemaparan materi dengan antusias dan menyimak setiap pesan yang disampaikan sebagai bekal dalam menjalankan tugas sehari-hari. Melalui kegiatan Mutiara Hati ini, diharapkan seluruh guru dan karyawan SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik semakin termotivasi untuk menjadikan semangat hijrah sebagai budaya kerja yang nyata. Dengan memegang teguh nilai amanah, loyal, dan berkemajuan, seluruh civitas sekolah diharapkan mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang unggul, berkarakter Islami, serta terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan persyarikatan, bangsa, dan umat.

Humas SMAMIO

7/5/26

Pegang kendali penuh untuk

Masa Depan Anak Anda!

Berikan pendidikan terbaik yang membangun karakter, prestasi, dan kepercayaan diri untuk menghadapi masa depan.

Pegang kendali penuh untuk

Masa Depan Anak Anda!

Berikan pendidikan terbaik yang membangun karakter, prestasi, dan kepercayaan diri untuk menghadapi masa depan.

Pegang kendali penuh untuk

Masa Depan Anak Anda!

Berikan pendidikan terbaik yang membangun karakter, prestasi, dan kepercayaan diri untuk menghadapi masa depan.

Live Visitors
Live Visitors
Live Visitors

Membangun sekolah Islam yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global. Dengan menghasilkan peneliti muda yang berilmu, mandiri, dan bertanggung jawab.

Copyright © 2026 SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Membangun sekolah Islam yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global. Dengan menghasilkan peneliti muda yang berilmu, mandiri, dan bertanggung jawab.

Copyright © 2026 SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Membangun sekolah Islam yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global. Dengan menghasilkan peneliti muda yang berilmu, mandiri, dan bertanggung jawab.

Copyright © 2026
SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.

Create a free website with Framer, the website builder loved by startups, designers and agencies.