program unggulan
FACR 2025/2026: Ajang Lahirnya Peneliti Muda Berprestasi, 11 Tim Terbaik Tampil Memukau di Babak Final 19 Juni 2026
Humas SMAMIO

Gresik - Semangat inovasi dan kreativitas memenuhi Granada Meeting Room saat Final Assessment Class Research (FACR) 2025/2026 SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik digelar dengan meriah. Mengusung tema “Exploring Ideas, Creating Impact”, kegiatan ini menjadi panggung bagi para peneliti muda untuk menunjukkan hasil karya terbaik mereka sekaligus membuktikan bahwa ide sederhana dapat menjadi solusi yang berdampak besar.
Setelah melewati proses seleksi yang ketat, 11 tim terbaik berhasil melaju ke babak final. Masing-masing tim hadir dengan penelitian yang unik, inovatif, dan dekat dengan permasalahan di sekitar masyarakat. Dari isu lingkungan, kesehatan, hingga pemanfaatan teknologi, para finalis menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengolah rasa ingin tahu menjadi sebuah karya ilmiah yang bernilai.
Sejak pagi, suasana venue dipenuhi antusiasme. Para peserta tampak sibuk melakukan persiapan terakhir, mulai dari menata media presentasi, memeriksa data penelitian, hingga berlatih menyampaikan hasil riset mereka. Di balik senyum para finalis, tersimpan semangat dan perjuangan panjang yang telah mereka lalui selama berbulan-bulan.
Setiap presentasi menghadirkan cerita menarik. Para peserta tidak hanya menyampaikan data dan hasil penelitian, tetapi juga menunjukkan bagaimana sebuah ide dapat berkembang menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata. Dewan juri pun aktif menggali lebih dalam melalui berbagai pertanyaan yang menantang, membuat suasana kompetisi terasa semakin hidup dan inspiratif.
Koordinator Riset SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Nanik Rahmawati F., M.Si, mengungkapkan rasa bangganya terhadap seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam kegiatan riset.
“FACR bukan hanya tentang mencari pemenang, tetapi tentang proses belajar yang membentuk karakter siswa menjadi pribadi yang kritis, kreatif, dan berani menyampaikan gagasan. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi langkah awal bagi para siswa untuk terus mencintai dunia penelitian dan berkontribusi melalui inovasi yang mereka miliki. Semoga semangat meneliti ini terus tumbuh dan membawa manfaat yang lebih luas di masa depan,” tutur Nanik Rahmawati F., M.Si.
Di balik penampilan yang percaya diri, para finalis juga merasakan tantangan tersendiri saat berdiri di depan dewan juri. Hal tersebut dirasakan oleh *Marcellino Ridho G, siswa *XI 3 IPA, yang mengaku sempat diliputi rasa gugup sebelum memulai presentasi.
“Awalnya saya benar-benar deg-degan karena harus menjelaskan hasil penelitian di depan juri. Rasanya seperti semua persiapan yang sudah dilakukan selama ini diuji dalam beberapa menit. Tetapi setelah mulai berbicara dan melihat respons yang positif, saya jadi lebih tenang. Pengalaman ini sangat berharga karena melatih keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan menyampaikan ide dengan baik,” ujar Marcellino.
Lebih dari sekadar kompetisi, FACR menjadi bukti nyata komitmen SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik dalam menumbuhkan budaya riset di kalangan siswa. Kegiatan ini mendorong peserta untuk berani bertanya, mencari solusi, dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Sorak dukungan dari guru, teman, dan para pendamping semakin menambah semarak suasana final. Setiap tim tampil dengan karakter dan keunggulannya masing-masing, menjadikan FACR sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga penuh inspirasi.
Dengan berakhirnya sesi presentasi dari 11 tim finalis, satu hal yang pasti telah tercapai: lahirnya generasi muda yang berani berpikir, berkarya, dan memberikan dampak positif melalui penelitian. FACR 2025/2026 kembali membuktikan bahwa ide-ide besar sering kali berawal dari rasa ingin tahu yang sederhana.





